Kabar gembira untuk kita semua

 

Assalam a’laikum…

Apa kabar?

Semoga sehat selalu ya. 🙂

Selamat Tahun Baru Islam 1438 H. Yeah! Hari ini kita, umat Islam di seluruh dunia memasuki tahun baru Hijriyah. Alhamdulillah…

Semoga di tahun baru Hijriyah kali ini kita semua senantiasa bersyukur atas semua nikmat yang dilimpahkan oleh Allah swt dari ujung rambut sampai ujung kaki.

Saya ingin berbagi kabar gembira nih buat teman-teman dan pembaca sekalian. Judulnya kayak penggalan lagu di salah satu iklan TV ya? hehe.. “Kabar gembira untuk kita semua… kini …. sudah ada …..” Yang sering nongkrong depan TV pasti dah hapal ni lirik. Hahaha 😀

Ok. Kembali ke leptop!

Kabar gembiranya sebenarnya sangat sederhana. Tapi ada keindahan dan harapan di balik kabar gembira yang akan saya share ini.

Jadi kabarnya, beberapa waktu yang lalu saya memperoleh sebuah ‘siraman’ rohani dari seorang kawan (tepatnya senior saya di kampus putih) yang ia share di grup WA. Siraman tersebut berupa petikan Hadits Qudsi yang Subhanallah banget. Pokoknya cakep bener dah ini Hadits!

Saya baca berulang-ulang, kok keren ya? Batin saya saat pertama kali membacanya. Lantas, karena penasaran saya Japri deh si Senior ini. Saya ingin menanyakan langsung darimana sumber Hadits Qudsi tersebut. Jawabannya kurang memuaskan. Ia kagak tau juga. Rupanya ia memperolehnya dari grup sebelah. Gitu katanya. Hmm..

Baiklah. Gak apa-apa. Nanti akan saya cari tahu. Insha Allah ini Hadits Qudsi shahih dan benar adanya. Aamiiin.

Seperti apa Haditsnya? Yuk dibaca pelan-pelan ya.

Apa?? pelan-pelan?? Iyaah…kan pelan-pelan itu lebih asyik.hehe.. 😀

 

“Wahai anak Adam, janganlah engkau takut kepada pemilik Kekuasaan. Selama Kekuasaan-Ku masih ada, Kekuasaan-Ku tidak akan sirna selamanya.

Wahai anak Adam, janganlah engkau cemaskan sempitnya rezeki, selama perbendaharaan-Ku masih ada, dan perbendaharaan-Ku tidak akan habis selamanya.

Wahai anak Adam, janganlah meminta kepada selain Aku. Sementara engkau memiliki Aku. Jika engkau mencari-Ku, engkau akan menemukan Aku. Dan jika engkau kehilangan Aku, maka engkau kehilangan seluruh kebaikan.

Wahai anak Adam, Aku ciptakan engkau untuk beribadah. Maka janganlah engkau bermain-main. Dan Aku telah tetapkan bagimu rezekimu, maka jangan penatkan ragamu. Jika engkau ridha terhadap pembagian-Ku, maka akan Aku tenangkan jiwa dan ragamu, dan engkau menjadi orang terpandang di sisi-Ku. Dan jika engkau tidak ridha terhadap pembagian-Ku, maka demi Kemuliaan dan Keperkasaan-Ku, sungguh akan Aku bebankan engkau dengan dunia, engkau terseok-seok laksana hewan melata di permukaan bumi, kemudian engkau tidak akan mendapatkan apa-apa selain yang telah aku tetapkan, dan engkau menjadi orang tercela di sisi-Ku.

Wahai anak Adam, Aku ciptakan tujuh langit dan tujuh bumi, dan Aku tidak berat menciptakan itu semua. Lantas apa beratnya bagi-Ku menyediakan roti (makanan) untuk hidupmu?

Wahai anak Adam, Aku tidak lupa kepada orang yang telah bermaksiat kepada-Ku. Lantas bagaimana mungkin Aku lupa kepada mereka yang taat kepada-Ku? Sedangkan Aku adalah Tuhan Yang Maha Pengasih dan berkuasa atas segala sesuatu.

Wahai anak Adam, janganlah engkau meminta kepada-Ku rezekimu esok hari, sebagaimana Aku tidak menyuruhmu untuk melakukan pekerjaan esok hari.

Wahai anak Adam, Aku sungguh mencintaimu. Maka demi hak-Ku di atasmu, jadilah engkau orang yang cinta kepada-Ku.”

 

***

Subhanallah banget kan? Speechless dah. Rasanya Allah swt seperti sedang ‘berbicara’ langsung dengan kita ya. Adem dan enak banget rasanya. Ini adalah ‘cahaya’ lain yang saya temukan. Setahun yang lalu saya juga menemukan tiga ‘cahaya’ berupa Hadits Qudsi. Masha Allah…

Kembali ke persoalan sumber dari Hadits Qudsi ini, sekiranya ada diantara teman-teman dan pembaca yang mengetahui sumbernya (siapa yang meriwayatkan) atau memiliki kitab dimana Hadits ini berada, tolong di-share disini ya. Tepatnya di kolom komentar dibawah.

Mudah-mudahan kabar gembira ini menjadi penyemangat di tahun baru Hijriyah yang jatuh hari ini. Semoga energi positif dari Hadits Qudsi ini terus menemani kita semua dalam perjalanan mengisi hari-hari di tahun 1438 H.

Sekali lagi, Selamat Tahun Baru Islam 1438 H. Semoga kebaikan dan keberkahan senantiasa menyertai seluruh umat Islam di seluruh penjuru Dunia. Aamiiiin.

 

Bumi Nyiur Melambai, 1 Muharram 1438 H

Wassalam a’laikum…

 

Arasyid Harman

Advertisements

2015 : moments to reflect

 

image credit (via) : www.gcu.ac.uk

image credit (via) : http://www.gcu.ac.uk

 

The moment I decided to change the way I think about life was the moment of self-transformation. I have always believed that everything happened for good reasons. If it is not good, then it is better. There are no bad reasons for the sake of life-improvement. It is always good at the end. And if it is not good even better, then yeah it is not the end. Truth be told. That’s how I see life.

I recall one of my teacher’s points of view towards life, he said: “Life is just a matter of ups and downs.” This was, with all means, simply true.

Since then, I kept reminding myself for not taking anything for granted. Just live and enjoy every bit of your life. Period.

I also believe that if God takes something from us, He will give another thing which is far better than the one He took. And, it always at the right, and mostly, perfect time.

When I was in doubt, there was also a voice within myself that kept telling me to believe. To believe in what I can’t see and feel. I didn’t know what that voice was. Was it this little thing known as intuition or some sort?

Maybe. One thing for sure, that voice has been right. I never imagined how it could finally lead me into the right direction.

I am sure all of us have been in ups and downs moments. No matter how perfect our life seems to be. And these moments have shaped our personality as well as characters. Moreover, our point of view towards life itself.

As for me personally, these moments of ups and downs taught me lessons that brought me closer to God. I know, God must not be crazy giving us such moments in our life. He knows exactly what He was, is, will be doing to us and all of His creation.

It is acceptable to complain though. Have I complained? Do I look like that-one-human-free-of-problems? Which made me far away from the word ‘complaining’…??

Of course not! I do complain. A looooot! Hahaha. And that’s fine, I guess. That’s how I measure my faith to God. If I never complained, I would never have the feeling of being weak, lost, desperate, and hopeless, in front of God.

And my complaints always go along with tears. That’s how I relieve all the down-moments. Was God angry to me? What a silly question! Of course He wasn’t. If He was, then He would not change my life for the better after the dark-time (s).

I have come into conclusion that, all these moments are meant to change my life for the better. And that’s only work if I change the way I think about the life God has been blessed me with. For that I can’t thank God enough and I am forever grateful.

It’s always been a self-relief mantra to reflect towards anything that happen in my life. Not to mention, every single thing I’ve done in certain period of time as well as in daily basis. And of course at the end of year before welcoming the new year of freshness and hopes which is yet to come soon.

Well, 2015 has been around the end of its time. This year, has been great with all of its ups & downs of course, and I always value and learn to pause for a reflection towards those mixed-moments of learning, growing, sharing, and living in one whole year. By doing so, I become more content, mature, generous, and most importantly, grateful.

 

2015, Thank you for all the lessons.

2016, I am ready.

Hope everyone is taking their own time of reflection for this amazing year of 2015 and being ready for this (coming) brand new year of 2016!

Is it too soon to shout “Happy New Year” ?

 

Warm Regards from Celebes Island,

 

Arasyid Harman

 

 

 

 

Resolusi Tahun Baru

Salam… 🙂

Sudahkah teman-teman menyusun resolusi di tahun baru nanti? Kalau belum kenapa tidak dipikirkan mulai dari sekarang?

By the way, tau kan arti resolusi itu apa? Kalau belum tau, capek deh.. hehe 😀

Kalo masih ada yang belum tahu, mari kita cari tahu bareng-bareng. Udah pada laper kan? Makanya ayo nyari tahu. Ups! #gagalfokus hehe 😀

Fokus, fokus woi.

Resolusi itu adalah sebuah komitmen yang kita buat untuk mengubah sebuah atau beberapa kebiasaan dan gaya hidup menjadi lebih baik dari sebelumnya. Ada juga yang mengartikan sebagai hal-hal yang menjadi target, impian, dan cita-cita yang ingin diraih. Nah, sudah tau kan sekarang?

Jadi ayo siapkan kertas dan pulpen untuk segera menuliskan semua resolusi kita di tahun baru nanti.

 Kok harus ditulis? Kalau tidak ditulis nanti lupa. Ya ga? Selain itu ada alasan ilmiah yang berkaitan erat antara resolusi atau hal-hal yang ingin diraih dengan menuliskannya.

Harvard Business School pernah melakukan penelitian tentang hubungan antara memiliki resolusi dan menuangkannya dalam bentuk tulisan dengan pencapaian resolusi atau cita-cita tersebut. Mau tau hasil penelitiannya seperti apa?

Ah masa? Ciyuss?? Miapah?? Hahaha 😀

Hasilnya sungguh ajaib!! Sebagian besar responden (84%) yang diteliti ternyata tidak memiliki resolusi. 13% memiliki resolusi tapi tidak menuliskannya. Dan hanya sebagian kecilnya, yakni 3% yang memiliki resolusi dan menuliskannya.

Setelah setahun, seluruh responden itu dicek lagi perkembangannya. Ternyata, 13% responden yang memiliki resolusi tapi tidak menuliskannya, memiliki penghasilan 2x lipat dibandingkan 84% responden yang tidak memiliki resolusi.

Dan, ini yang penting, 3% responden yang memiliki resolusi dan menuliskannya memiliki penghasilan 10X lipat dibandingkan 97% responden sisanya. Ajaib banget kan??

Hal ini membuktikan bahwa ada kaitan erat, sangat erat malah, antara menulis dan mewujudkan resolusi atau cita-cita, impian, dan target yang ingin dicapai oleh setiap orang. Singkatnya, tulisan memperfokus pikiran dan langkah kita.

Jadi kesimpulannya, tolong digaris bawahi dan diingat baik-baik ya, membuat dan memiliki resolusi itu penting, namun menuliskannya itu jauh lebih penting!

So, tunggu apa lagi?? Mumpung masih ada waktu, ayo kita buat resolusi tahun baru nanti sekarang juga!!

Salam,

@arasyidharman