It’s the Day

Hari H keberangkatan pun tiba. Kami ber-20 sudah berada di Bandara Soekarno Hatta, Jakarta lengkap dengan barang bawaan kami masing-masing yang besar-besar. Koper dengan ukuran Jumbo yang berisi berbagai perlengkapan “tempur” selama 8 minggu di Negeri antah-barantah, Amerika Serikat.

Kami berkumpul di Hall President Hotel Bandara Soetta. Disana kami berkumpul untuk mengecek kembali barang-barang bawaan kami. Kami juga (dibantu) re-packing oleh staf dari Kantor IIEF. Iya re-packing agar lebih rapi dan gak makan tempat di koper. Maklumlah, kami semua (masih) amatir dalam hal packing untuk perjalanan jauh ke luar negeri. Mbak Fenty yang langsung “sidak” koper dan semua barang bawaan kami. Sidak untuk merapikan tata letak barang bawaan kami satu-satu.

Termasuk juga mengecek kelengkapan dokumen kami. Mulai dari tiket pesawat PP (Jakarta <–> Kansas), paspor, dokumen tambahan (medical check-up report, dll). Re-checking is very important. Apalagi terkait dokumen-dokumen penting tersebut. Kalo ada yang gak lengkap atau mungkin ada dokumen yang tercecer, bisa batal berangkat deh. Alhamdulillah semua dokumen kami lengkap.

Sebelum masuk ke Bandara untuk check-in, kami briefing lagi untuk rute perjalanan dari Indonesia hingga ke Amerika dan semua hal terkait the Do’s and Don’ts selama dalam perjalanan. Beberapa orang tua ada yang ikut mengantar keberangkatan kami. Ada Ibunya Tami dan Ince. Kebetulan orang tua mereka tinggalnya di Jakarta. Jadi dekat. Kalo si Tami sih orang Jakarta asli, so wajar kalo ortunya sempet nganter. Ortu kami yang lain pun turut mengantarkan (meskipun) lewat do’a dan restu. Tak apa, do’a restu dari mereka sudah cukup. Meskipun, jujur, rasanya beda kalo raga mereka juga turut hadir melepas keberangkatan kami di Bandara. Hehe..

Masing-masing dari kami adalah back-up buddy bagi teman Grantee/Fellow IELSP Awardee yang lain. Jadi back-up buddy ini adalah “pasangan” kami selama dalam perjalanan menuju ke Amerika, selama Program berlangsung, hingga kembali lagi ke Tanah Air. Back-up buddy ini bertanggung jawab terhadap “pasangannya” dalam hal keamanan, keselamatan, dan kenyamanan selama dalam perjalanan ini. Ia juga adalah teman ngobrol yang chance-nya lebih banyak selama dalam perjalanan karena ia selalu berada disebelah kita. Just like a couple! Hahaha 😀

Dan back-up buddy saya adalah si Tiyo. Sejak awal ketemu di PDO sebulan yang lalu, kami udah (sangat) akrab. Dia adalah salah satu grantee yang memiliki selera humor tinggi. Tak jarang saya dibuat tertawa hingga terbahak-bahak. Hehe.. Jadi, Tiyo is my back-up buddy, dan saya adalah back-up buddy-nya Tiyo. Make sense?

01

Briefing dan “sidak” sebelum keberangkatan oleh Mbak Fenty di aula President Hotel Bandara Soetta. Ini kami ber-40 (bareng Iowa Grantee yang juga akan berangkat)

02

Di sebelah kiri kami adalah koper dkk. Perlengkapan ‘tempur’ selama 8 minggu di Negeri Paman Obama. Berjejer kurang rapi karena baru selesai di ‘sidak’ oleh mbak Fenty dan staf IIEF.

Sekitar pukul 05:45p.m. kami langsung angkat kaki dan semua perlengkapan (koper dkk) menuju terminal II Bandara Soetta untuk check-in. Kami dijadwalkan berangkat dari Jakarta menuju ke Singapura (transit) pada pukul 07:05p.m.

03

Foto bareng dulu sebelum check-in. Kurang satu nih. Ya si Tami yang gak ada dalam bingkai. Kemana dia? gak kemana-mana kok. Doi di depan kami, coz dia yang jepret.hehe

***

Empat puluh orang ditambah dua orang pendamping di masing-masing grup. Kami (grup Kansas) didampingi oleh Mbak Fenty. Sedangkan grup Iowa didampingi mas Budi. Kok (harus) didampingi sih? Ya iyalah, kalo enggak didampingi takut nyasar gak nyampe ke Amerika. Hahaha. Maklumlah ini perjalanan panjang dan jauh mengelilingi separuh belahan bumi dan mengarungi samudera Pasifik. First time in our life! Jadi masih cupu-lah.. hahaha.

Saya dan Tiyo berada di paling depan barisan rombongan. Diikuti teman-teman grantee yang lain mengular dari pintu masuk terminal II hingga ke area Security-Check. Satu per satu kami masuk. Sesekali kami bercanda, ya sekedar memecah “kebekuan” saat mengantri untuk check-in.

05

Saat antri check-in. Ini si Unsun, wajahnya keliatan lelah. Hmm.. mungkin semalam dia tidur kurang nyenyak kali ya..hehe.

06

This is Tiyo, my back-up Buddy dalam perjalanan luar biasa ini. He is gonna be “my partner in crime” in this amazing journey. 😀

Setelah mengantri cukup panjang dan lama, akhirnya kami bisa check-in. Alhamdulillah gak ada di antara kami yang kelebihan muatan aka over baggage. Penerbangan kami ke Singapura ini menggunakan Lufthansa Air, maskapai yang berasal dari Jerman.

Boarding-pass udah di tangan. Yes, tinggal menunggu boarding-time. 🙂 

07

Boarding-pass & Passport untuk terbang. Senangnya hati….hahaha 😀

08

09

Ini lagi ngemper (kayak gembel) di lantai salah satu sudut terminal II Bandara Soetta. Sambil nunggu boarding-time, kami ngobrol, becanda, dan main HP. Yah, harap maklum, kami juga manusia (normal). Hahaha.

Sekitar jam 06 kurang kami sudah berada di lantai II area waiting room. Kurang lebih satu jam lagi pesawat akan berangkat. Saya mengajak teman-teman yang Muslim untuk sholat Maghrib berjamaah di Mushollah yang ada di waiting room. Kami sholat Maghrib sekaligus dijamak dengan sholat Isha. Status “Musafir” mulai saat ini melekat pada diri kami. Karena perjalanan yang sebentar lagi akan kami mulai adalah perjalanan yang sangat panjang dan jauh. Berdasarkan informasi yang saya peroleh dari beberapa sumber, perjalanan udara dari Indonesia ke Amerika memakan waktu ± 11 jam. Jauh dan lama banget kan?

Selepas sholat, kami segera kembali ke waiting room. Saya sendiri berdo’a agar perjalanan kami ini dilancarkan dan dimudahkan, terhindar dari segala bentuk hambatan maupun mara bahaya. Dan, pastinya mengucap syukur yang sebesar-besarnya atas kesempatan yang sangat langka dan sangat berharga ini. Bagaimanapun juga, tanpa izin dan kuasa-Nya, I can’t be this far.

Well, akhirnya sekitar pukul 06:30p.m. kami masuk ke dalam pesawat. Pesawatnya asli keren banget. Tipe Air Bus yang dilengkapi layar LCD + headset di sandaran belakang kursinya. Fasilitas standar yang dimiliki setiap maskapai dengan rute penerbangan Internasional. Tapi, buat saya pribadi, ini kali pertama dalam sejarah naik pesawat, saya naik pesawat yang dilengkapi fasilitas yang memanjakan mata ini. Hehehe. Enak banget pokoknya. Ditambah lagi dengan keramahan flight attendants yang cantik-cantik dan cakep-cakep dalam melayani setiap keperluan penumpang. Plus, suguhan snack & soft drink yang menjadi penyempurna perjalanan ini. Masya Allah…rasanya kayak jadi orang penting aka VIP…Hahaha. Alhamdulillah ya, nikmat dari Allah ini guys. Sekali lagi, Alhamdulillah yaaa…. #alasyahroni hihi J

Saya duduk sebelahan dengan Tiyo. Bagi Tiyo ini adalah perjalanan perdananya ke luar Negeri. Ia juga belum pernah naik pesawat sebelumnya. Saya dan Tiyo beda-beda tipis lah. Beda tipis dalam ke-katro-an! Hahahaha.

Kami semua sudah berada di dalam pesawat. Setelah meletakkan semua barang bawaan di dalam kabin, kami duduk menunggu pesawat lepas landas. Senyum bahagia jelas terlihat di raut wajah kami. Beberapa menit lagi, kami akan terbang meninggalkan Bumi Pertiwi untuk memulai petualangan baru di belahan Bumi lain yang pastinya akan sangat menyenangkan.

Bismillah…. Pesawat akhirnya lepas landas. On time, seperti yang tertera di boarding-pass. Sekitar 2 jam kami terbang dari Bandara Soekarno Hatta menuju International Changi Airport, Singapura.

Selama dalam perjalanan di atas awan, sebagian besar dari kami asyik menikmati hiburan yang ada di layar LCD di depan kami. Ada juga yang mendengarkan musik dan ngobrol dengan orang yang ada di samping mereka yang tak lain adalah Back-up Buddy masing-masing.hehe.

Perjalanan selama kurang lebih 2 jam tak terasa harus berakhir. Kami tiba di Changi Airport pukul 10:00p.m. Mbak Fenty dan Mas Budi menginformasikan kepada kami bahwa kami akan Transit selama kurang lebih 6 jam di Changi. Pesawat selanjutnya akan bertolak ke Jepang pada pukul 4 Subuh. Jadi kami Transit di Singapura, kemudian melanjutkan penerbangan ke Jepang. Dan di Jepang pun Transit (lagi) untuk melanjutkan penerbangan ke Amerika.

10

Spot di salah satu terminal (terminal II) Bandara Changi yang kami jadikan sebagai gathering-point. Menunggu penerbangan yang akan berangkat menjelang Shubuh.

Foto di atas adalah tempat kami berkumpul. Kami dipersilahkan oleh Mbak Fenty dan Mas Budi untuk mengeksplorasi aka muter-muter area Bandara Changi yang sangat keren dan bersih ini. Dengan catatan jangan muter-muter sendirian. Harus bersama, minimal dengan Back-up Buddy masing-masing. Dan sebelum jam 4 kami harus sudah berkumpul di gathering-spot yang sudah kami sepakati.

Selanjutnya, tanpa komando, kami langsung berpencar ke berbagai arah di sekitar Terminal II Bandara. Saya, Tiyo, Izka & Tami jalan bareng. Yang lain juga membentuk kelompok sendiri-sendiri. Kami muter-muter, liat-liat, dan pastinya apalagi kalo bukan Foto-foto.hahaha.

Momen kapan-lagi-dot-com kayak gini harus bener-bener dimanfaatkan semaksimal mungkin. Iya kan? Meskipun gak keluar area Bandara, setidaknya kami sudah menghirup udara Singapura. Hehe.

Kami takjub dengan keindahan dan kerapihan + kebersihan Bandara Changi ini. Bayangin aja, hampir semua lantainya beralaskan karpet layaknya permadani. Karpet di Masjid kayaknya kalah jauh dan kalah banyak dengan karpet di Bandara ini.hehe. Gila ya, pemerintahnya sangat memperhatikan kualitas Bandaranya. Saya gak ada maksud untuk membanding-bandingkan dengan bandara yang ada di Tanah Air. Tapi, melihat dan merasakan langsung fasilitas yang ada di Bandara Changi Internasional ini, saya harus bilang, ini adalah salah satu Bandara terkeren yang pernah saya singgahi.

Itu beberapa penampakan area Bandara yang tertangkap lensa kamera. Saya penasaran dengan penampakan area “private” si Bandara ini. Kami pun menuju area private Bandara.

2021

22

Believe me, ini akting aja! Hahaha 😀

232425

26

Yang mana ya guys? 😀

Kira-kira dikasih rate yang mana nih? Excellent dong. Setuju ya? Itu area “private”-nya kinclong begitu. Bersih… kering. Berlama-lama disana juga saya mau. Hehehe.

Setelah mencoba area Private Bandara, kami melanjutkan acara muter-muternya. Berbagai fasilitas yang ada di Bandara kami jajal. Hahaha. Termasuk fasilitas internet free-wifi lengkap dengan (beberapa) komputer yang ada di salah satu sudut Bandara. Meskipun hanya sekedar meng-update status di media sosial, fasilitas ini pun kami coba juga. Bahkan sampai antri. Dasar katrook! Hahahaha 😀

Bodo amat, kan kapan-lagi-dot-com ini judulnya. Lupa ya? Hahaha. Waktu transit juga masih (cukup) lama. Daripada-daripada, kan lebih baik daripada… nah loh?? Hahaha.

272829

30

Yang kiri atau yang kanan? ini salah satu dinding Bandara yang diselimuti poster iklan. Poster iklannya gede banget ya. Ini yang jadi modelnya gak capek apa? meskipun capek gak apa-apa, wong dibayar..hehe 😀

 

Tidak semua area kami sambangi, karena Bandara Changi ini sangat luas. Kami hanya sempat muter-muter di Terminal 2. Diantara kami, ada beberapa teman yang udah gak sanggup menahan kantuk. Tapi saya dan Tiyo serta hampir sebagian besar dari kami udah niat gak akan tidur hingga jam keberangkatan menuju Jepang tiba. Kenapa? Ya karena kapan-lagi-dot-com itu. Hehehe

 

31

Nih…yang udah selesai muter-muter. Mungkin udah lelah, mager deh akhirnya. Duduk-duduk santai aja sambil nunggu jam keberangkatan selanjutnya. 🙂 

 

***

Waktu pun berlalu. Masa transit akan segera berakhir. Mbak Fenty dan Mas Budi langsung mengajak kami untuk bersiap-siap. Kami bertanggung jawab terhadap barang bawaan masing-masing. Jangan sampai ada yang tercecer apalagi ketinggalan di Bandara. Gak lucu kalo ada yang ketinggalan.

Setelah saya cek kelengkapan anggota grup satu-satu, kami pun bersiap-siap. Saya, karena telah terpilih sebagai group-leader, punya tanggung jawab untuk memastikan kelengkapan anggota grup. Kalo ada yang ketinggalan atau masih keluyuran, saya yang kena. Kena apa? Ya kena tegur sama Mbak Fenty.hehehe.

Syukur teman-teman sangat kooperatif. Alhamdulillah sejak bertolak dari Jakarta, semua berjalan dengan baik dan mulus, semulus senyum para Pramugari. Hahaha.

 

32

Udah mau siap-siap nih. Dua grup udah ngumpul. Ada yang keliatan (masih) ngantuk ya? hehe 

 

***

Perjalanan pun berlanjut. Kami naik pesawat (lagi), dengan menggunakan maskapai United Airlines menuju ke Jepang. Dari Singapura ke Jepang ini memakan waktu sekitar 6 jam. Alhamdulillah selama dalam perjalanan di Pesawat dapet makan & minum (lagi). Gak kebayang kalo enggak dikasih, pasti si perut “ngamuk” menjadi-jadi. Hehe.

Narita adalah bandara di Jepang tempat kami transit selanjutnya. Di Jepang ini transitnya gak lama. Sekitar 3 jam. Kami hanya turun ganti pesawat saja. Dan saat mendarat di Jepang, kami langsung antri bersama penumpang lain yang juga akan berangkat ke Amerika. Antriannya panjang dan padat. Selama transit enggak ada waktu banyak yang bisa dimanfaatkan untuk mengeksplor areal Bandara, karena waktunya mepet.

Kami disarankan oleh mbak Fenty untuk tidak berpencar, dan langsung ikut antrian di barisan penumpang yang akan melanjutkan perjalanan ke Amerika. Kecuali kalo ada yang mau buang air, ya segera. Itu pun gak boleh lama-lama. Karena nanti dikhawatirkan akan tertinggal. Gak lucu kan kalo ada satu atau dua orang yang tertinggal di Jepang?

Kalo sampe ada yang ketinggalan, nanti akan saya buat film “Home Alone versi Indonesia” Hahahaha.

Saat transit di Narita, pemeriksaan oleh petugas bandara cukup ketat. Saat melewati security check kami diwajibkan untuk menanggalkan sepatu dan kaos kaki. Bagi yang cowo, ikat pinggang pun harus dilepas. Agak deg-deg-an juga. Karena ini kali pertama saya melewati pemeriksaan yang kayak gini.

Syukur mereka enggak menyuruh melepas celana dan baju. Apa jadinya kalo sampe itu terjadi. Ampun dah, pasti anu, loh kok anu? Eh maksudnya pasti aneh dan malu-maluin. Hehe.

33343536

Advertisements

So what do you think? An angel smiles every time you leave a comment :)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s