Keajaiban itu ada

Miracle. Keajaiban. Dan apa pun itu yang artinya sama dalam bahasa apa pun. Kita semua (dengan segala latar belakang masing-masing) paham dengan hal yang satu ini. Paham dengan berbagai cara. Baik melalui pengalaman pribadi maupun pengalaman orang lain.

Lantas kemudian muncul pertanyaan, [sebenarnya] apa sih keajaiban itu?

Ada yang bilang, atau mungkin merasa bahwa keajaiban itu adalah kejadian-kejadian hebat diluar nalar manusia. Ada juga yang mencontohkan, kalo yang namanya keajaiban itu ketika seseorang ditabrak mobil atau sebuah truk kemudian ia selamat tanpa cidera sama sekali.

Semuanya benar. Kita tidak sedang mencari satu jawaban yang paling sempurna dan yang paling benar. Kalau menurut saya, keajaiban itu tak selamanya berupa hal-hal atau kejadian-kejadian super yang sulit diterima oleh akal. Atau hal-hal yang membuat semua orang berdecak kagum ketika melihatnya.

Sejatinya keajaiban itu ada dan terjadi setiap hari. Kalau kita peka dalam melihat, mendengar, dan merasakannya. Dan tentunya semua itu adalah bukti bahwa kehidupan ini tidak berjalan dengan sendirinya. Melainkan ada yang mengaturnya.

Lihatlah sekeliling kita. Semua berjalan dalam satu keteraturan yang mengagumkan. Alam semesta yang tercipta dengan sistem tata surya yang berjalan dengan sempurna. Tidak ada yang saling kejar-kejaran, antara satu planet dengan planet yang lain. Gak kebayang kalau misalnya ada satu planet yang ga mau mengalah. Apa jadinya sistem tata surya dan alam ini? 😀

Lihat juga diri kita. SubhanAllah, ga usah jauh-jauh deh ngambil contoh kalau keajaiban itu ada. Lihatlah diri kita. Betapa sempurnanya susunan tubuh. Rangka yang tersusun dengan sempurna, organ-organ tubuh yang terbentuk dengan fungsinya masing-masing. Tidak ada satupun organ tubuh kita yang fungsinya tertukar.

Kalau kita merasa bahwa hidup kita jauh dari keajaiban, mungkin kita lupa bahwa kita adalah salah bukti keajaiban itu. Pikirkan dan renungkan. Kehadiran kita di dunia ini adalah bukti nyata keajaiban itu.

Jangan pernah berfikir hanya karena kita tidak pernah mengalami hal-hal dahsyat yang diluar nalar manusia, lantas kita mengatakan bahwa keajaiban itu omong kosong. Jangan. Selalu lihat dan pikirkan tentang penciptaan diri kita. Itu cara yang paling sederhana untuk meyakini bahwa keajaiban itu ada. 😉

Yakinlah. Sekali lagi yakinlah bahwa segala hal [tanpa terkecuali] yang ada di alam semesta dan di dalam diri kita sendiri adalah bentuk keajaiban.

Keajaiban itu ada dan terjadi setiap saat. Dan pada akhirnya keajaiban itu sendiri adalah bukti adanya sang Pencipta dan Pengatur kehidupan ini. Dialah Allah, Tuhan yang menjadikan segala sesuatu dari yang tiada menjadi ada, dan yang menjadikan segala sesuatu dari yang ada menjadi tiada. 🙂

Semoga bisa menjadi bahan renungan kita semua.

Salam Hangat,

mysignaturee

Advertisements

So what do you think? An angel smiles every time you leave a comment :)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s