Setiap waktu adalah waktu yang baik

Salam everyone!! πŸ™‚

Hanya sedikit coretan yang pengen keluar dari batok kelapa eh kepala.hehe.. πŸ˜€

So, what’s that? Well, Just like the title of this post, yup!

Setiap waktu adalah waktu yang baik. Tidak ada waktu yang jelek hingga kita menjadikannya jelek. Dan tidak ada waktu yang baik hingga kita menjadikannya baik.

Setiap detik, menit, jam, dan hari adalah hadiah waktu yang diberikan oleh Tuhan kepada semua makhluk ciptaan-Nya, terutama manusia, untuk dimanfaatkan. Semua terserah kita, bagaimana memanfaatkan atau menggunakan hadiah waktu yang diberikan Tuhan ini. Apakah untuk hal-hal yang positif atau sebaliknya. Pilihan selalu ada di tangan kita masing-masing.

Terkait masalah kualitas waktu, lagi-lagi kembali kepada diri kita masing-masing. Kalau menurut analogi saya, manusia dan pemanfaatan waktu itu ibarat sebuah remot & televisi. Manusia itu remotnya, sedangkan televisi itu pemanfaatan waktunya. Maksudnya?

Maksudnya gini, sebagai remot, kita adalah pengendali setiap acara yang akan kita tayangkan, semua pilihan ada di tangan kita. Kemudian TV itu adalah kegiatan atau aktivitas yang kita lakukan yang melibatkan waktu kita.

Kualitas waktu dan apa yang kita pilih untuk kita “tayangkan” dalam hidup kita semuanya dikendalikan oleh kita sendiri. Mau kita isi dengan memutar “tayangan” yang bermanfaat atau yang gak bermanfaat atau bahkan yang merugikan, semuanya terserah kita.

Jadi intinya, semua kembali ke kita mau milih melakukan apa, karena kita adalah makhluk yang dikarunia Tuhan kemampuan untuk memilih.

Kembali ke judul, bahwa everytime is always a good time. Itu artinya kitalah sebagai pemegang remot kehidupan kita untuk mengendalikan setiap tindakan, pikiran, emosi, dan semua hal yang ada dalam kehidupan kita.

Apakah kita mau memilih mengisi setiap waktu kita dengan hal-hal yang bermanfaat atau justru sebaliknya, sekali lagi, semua terserah kita. Jadi misalkan kita lagi dalam keadaan yang memaksa kita untuk marah, atau apapun itu, sebenarnya kita bisa [bahkan sangat bisa] untuk mengontrolnya.

Just like a remote control. Kita bisa segera mengganti “keadaan/perasaan/emosi” yang bisa dibilang kurang enak tadi itu ke keadaan/perasaan/emosi yang lebih baik.

Sama seperti ketika kita nonton TV. Ketika ada acara/program TV yang menurut kita jelek bin membosankan, kita segera mengganti channel dengan menekan remote control.

Hidup kita kurang lebih juga seperti itu. Pas lagi bad mood misalnya, gampang sekali ngilanginnya, cukup tekan “remote” emosi dan perasaan kita dengan menekan tombol emosi atau perasaan lainnya, seperti perasaan gembira dan bersemangat.

Bayangin aja, pikiran dan perasaan kita adalah sebuah remote control yang memiliki tombol-tombol semua jenis emosi dan perasaan yang dimiliki oleh manusia. Ketika, misalnya, sebuah perasaan sedih muncul di layar kaca kehidupan keseharian kita. Kita bisa bilang, “Okay, rasa sedih ini hanyalah sebuah perasaan, ia sama halnya dengan perasaan yang lain, aku tidak boleh berlama-lama dengan perasaan ini. Perasaan ini hanya sementara. Pindah ke perasaan lainnya ah..! clik!”

Mungkin ini kelihatan agak sedikit konyol dan nonsense! Tapi percayalah, hal itu berhasil. Saya sudah dan selalu mempraktekkannya.

And you know what? It always works!! πŸ˜€

Coba deh, ente kalo gak percaya, Just proof it yourself! πŸ˜‰

Akhirnya,

Hidup itu, seperti yang semua orang tahu, adalah pilihan. Dan kitalah yang memiliki kendali penuh terhadap hidup kita. Orang lain atau lingkungan kita tidak akan pernah bisa melukai, menyakiti, atau bahkan menjatuhkan kita, kecuali kalau kita mengizinkannya.

Tidak ada urusan dengan orang lain, urusanmu hanya dengan dirimu dan Zat yang telah menciptakanmu. Itu saja. Jadi, apakah kamu memilih menjadi orang yang selalu berada di zona “kebahagiaan” atau zona “Kesedihan”, well, it’s 1000 % up to you! πŸ˜‰

Semoga bermanfaat,

Salam Hangat,

@arasyidharman

Advertisements

So what do you think? An angel smiles every time you leave a comment :)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s