You only live once, is it true?

Y0L0 People :D

Apakah benar hidup hanya sekali? Apakah teman-teman yakin?

Pernah kepikiran gak kalau hidup kita itu ternyata lebih dari sekali? Dan mati juga tidak hanya sekali?
Kalau jawabannya sama dengan yang saya pikirkan dan saya yakini, yakni kita, dan semua makhluk yang ada di alam semesta, hidup dan mati lebih dari satu kali, selamat! #jabattangan 😀

Iman kita masih di zona aman. 😀

Tapi, kalau jawabannya adalah keyakinan bahwa hidup & mati manusia dan makhluk hidup lainnya itu hanya sekali, yakni hidup di dunia kemudian mati masuk kubur, itu berarti teman-teman [khususnya yang satu keyakinan] dengan saya, harus meningkatkan pemahaman serta keyakinannya terhadap agama yang kita jalankan. Dan, kalau bisa saya katakan, keyakinan teman-teman kurang lebih sama dengan kebanyakan masyarakat Barat.

Kebanyakan masyarakat Barat percaya bahwa hidup mereka itu hanya sekali. Yakni hanya di dunia ini. Mereka [kebanyakan] tidak percaya dengan adanya hidup setelah kematian. Saya sangat menyukai topik ini. Topik yang sedikit banyak saya diskusikan dengan beberapa teman bule saya, yang berbeda keyakinan dengan saya dan [mungkin, beberapa teman] yang sedang membaca tulisan ini.

Saya ingat sebuah diskusi dengan seorang teman berkewarganegaraan Jerman sekitar tiga tahun yang lalu. Saya pertamakali ketemu dia di Kampus. Namanya Lukas. Dia adalah salah seorang Mahasiswa yang memperoleh kesempatan belajar di kampus saya melalui program Erasmus Mundus Exchange atau program pertukaran pelajar yang didanai oleh Pemerintah Uni Eropa.

Dalam sebuah kesempatan, saya ditemani tiga orang sahabat saya, mewawancarai Lukas. Beberapa topik kami ajukan. Namun topik yang menarik perhatian kami adalah seputar isu spiritualitas yang ada di Barat.

Lukas menyatakan bahwa ada sesuatu yang hilang dari peradaban Barat. Memang benar masyarakat Barat maju hampir dalam semua aspek kehidupan mulai dari Ilmu Pengetahuan, Politik, Ekonomi, hingga Teknologi. Namun, banyak masyarakat Barat yang kehilangan keyakinan akan Tuhan dan memilih untuk tidak mempercayai apapun selain segala sesuatu yang logis, dapat dilihat dan dirasakan oleh panca indra.

Lebih jauh, Lukas menegaskan, hal itu menjadikan mereka seperti kehilangan arah dan tujuan hidup yang sesungguhnya. Akibatnya banyak dari mereka yang takut mati. 😀

Kemudian muncullah beberapa slogan atau semacam kutipan motivasi yang menjadikan mereka bergegas dalam hal keduniaan. Satu slogan yang menjadi perhatian saya, “Yolo : You only lice once” 😀

Slogan Yolo ini sangat populer di kalangan remaja yang ada di negeri-negeri barat. Sepintas, slogan ini benar adanya. Namun, ada yang kurang. Harusnya ditambahin : in this world. Sehingga slogannya berbunyi,

“You only live once in this world.” 😀

What do you think?

Advertisements

So what do you think? An angel smiles every time you leave a comment :)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s