NARIHIRO

Namanya Narihiro. Seorang mahasiswa yang berasal dari Negeri Sakura. Pertemuan pertamaku dengannya akan menjadi kenangan yang takkan terlupakan baginya. Karena aku bisa dibilang telah-meskipun tanpa sengaja- membangunkannya dari tidur pulasnya.

Harap maklum kami tiba di Hashinger Hall tengah malam (waktu Amerika). Dan aku ditempatkan sekamar dengan dia. Ya, dia adalah teman sekamarku (roomate) selama aku mengikuti program IELSP ini.

Ketika aku masuk ke kamar sambil membawa koper dan barang-barang, Narihiro sedang tidur. Pelan-pelan aku menutup pintu dan meletakkanbarang-barangku. Rupanya kehadiranku membangunkannya.

“Hey who are you?” spontan ia bertanya.
“Hi, I am Harman. I am your roomate.”
“Oooh….” sambil bangkit dari tempat tidurnya.
“ I am sorry for waking you up.”
“Oh it’s Ok. No problem.”

Ketika aku merapikan tas dan menata tempat tidurku, ia mengamati setiap apa yang aku lakukan.

“Hmm… where are you from?” tanyanya kemudian.
“I am from Indonesia.”
“Oh… it’s so far away.”
“Yup.”

Setelah ngobrol singkat, aku izin untuk sholat. Aku baru ingat kalau belum sholat Maghrib dan Isha. Saat itu jarum jam menunjuk angka 02 dini hari. Perjalanan udara dari Indonesia membutuhkan waktu lebih dari 20 jam. Cukup menguras tenaga.

Aku sholat Magrib dan Isha dengan menjamak keduanya. Sejak takbir pertama, aku merasa kawan baruku ini sedang mengamati setiap inchi gerakan sholat yang sedang aku kerjakan.

Selesai sholat dengan ekspresi penasaran tingkat dewa ia menghampiriku dan menanyakan apa yang barusan aku lakukan.

“What did you do?” tanyanya.
“I was praying.”
“What??”
“I was praying.” Ku ulangi lagi dengan sedikit memberikan penekanan pada kata Praying.

Melihat raut wajahnya yang sepertinya tidak paham dengan kata praying, aku membantu menjelaskan dengan menggunakan kata ‘God’ dan ‘Religion’. Ia lantas bergegas menuju meja belajarnya mengambil kamus elektronik bahasa Inggrisnya.

Setelah mengetikkan kata ‘religion’ di kamus elektroniknya ia mengangguk-anggukkan kepalanya sambil tersenyum. Barulah aku tahu, ternyata ia adalah seorang yang tidak percaya akan adanya Tuhan atau bisa dibilang seorang Ateis. Lagi-lagi aku ingat kalau masyarakat Jepang banyak yang tidak beragama.

****

Selama mengikuti program IELSP ini, banyak hal yang aku pelajari dari roomate-ku ini. Narihiro adalah salah satu mahasiswa Internasional yang sangat rajin dan disiplin. Tak jarang aku menjumpainya di Perpustakaan kampus sedang membaca buku atau mengerjakan tugas kuliahnya.

Ia juga cukup ketat dalam hal menjaga ritme atau jam tidurnya. Juga pola makannya. Setiap hari aku selalu mengamati kebiasaan dia dari mulai bangun tidur hingga tidur lagi.

Yang membuat aku kagum adalah konsistensinya dalam menjaga jumlah jam tidurnya. Ia selalu tidur tepat jam 10 malam. Tidak peduli apakah tugas atau pekerjaan rumah lainnya telah selesai atau belum. Pokoknya kalau udah jam 10 malam, ia langsung tidur. Sangat disiplin. Bangunnya pun selalu jam 05 subuh, kecuali hari minggu. Hari minggu biasanya Ia bangun agak siang.

Kadang ia suka mengingatkanku untuk segera istirahat kalau aku sedang mengerjakan tugas sampai larut malam. Emang benar begadang itu ga baik untuk kesehatan. Namun, lagi-lagi ini kembali ke kebiasaan setiap orang. Karena aku adalah tipikal orang yang gak bisa tidur kalau tugas-tugas belum selesai, jadinya begadang dalam rangka menyelesaikan tugas atau pekerjaan adalah hal biasa. Bahkan ga tidur sampai pagi pun udah biasa.hehe.

Jadi masih perlu banyak belajar untuk pengelolaan waktu. Lain halnya dengan Narihiro ini. Manajamen waktu dan kerjanya patut diacungi jempol. Semangat belajarnya juga tinggi. Ia juga rutin olahraga. Sekali dua kali, aku dan teman-teman berpapasan dengannya di area kampus sedang jogging.

Selama menjadi roommate mahasiswa yang gemar mengkonsumsi teh hijau buatan negaranya sendiri ini, aku belajar banyak hal baru darinya. Terutama dalam hal kedisiplinan. Ya, memang benar orang Jepang itu terkenal dengan kedisiplinan dan kerja kerasnya. Dan disini aku menemukan langsung buktinya. Narihiro.

Di sisi lain, Narihiro juga ternyata belajar banyak hal dari kami, mahasiswa Indonesia. Suatu waktu, dia menghampiriku dan menanyakan suatu hal yang bisa membuat orang Indonesia tersenyum atau mungkin tertawa.

“Harman, why Indonesian students always going together and always laugh most of the time? Is it part of your culture?” Tanyanya dengan mimik wajah serius.

Dengan santainya aku jawab,
“Yeah. It is. We love going together and have fun eventhough we have lots of homework to do. Why asking?”
“Nope. It is not like in my country. People in Japan are very busy and individualistic.” Nada bicaranya terlihat lesu.
Ia melanjutkan, “We are very rare to be in group and hang out together. We are busy people.”
“oh pantesan, banyak yang bunuh diri…”
“Sorry? What did you say?”

“opps.. Sorry nothing. I said, you guys can join us to hang out and have some fun on the go.”

Aku keceplosan ngomong pake bahasa mama. Hahaha.
Untung dia ga ngerti.. kalo ngerti, bisa gawat.hehe.. 😀

Jadi ternyata orang Jepang, berdasarkan apa yang diceritakan oleh Narihiro adalah orang-orang super sibuk yang bisa dibilang sangat jarang untuk ketawa-ketiwi atau jalan bergerombol dalam satu kelompok.

Ini kesimpulan singkat yang ga bisa dijadikan sebagai sebuah justifikasi atau pembenaran akan karakter orang Jepang ya. Tapi, setidaknya aku setuju dengan apa yang disampaikan oleh Narihiro setelah melihat langsung gerak-gerik mahasiswa Jepang yang waktu itu sedang belajar di University of Kansas.

Well, demikian cerita tentang Roomate-ku, Narihiro. Sebenarnya masih ada banyak hal yang belum aku certain disini. Nanti aja ya, kapan-kapan ( baca : kalau lagi ga males ngetik). Hahaha 😀

Lagi banyak tugas juga sekarang. Deadline-nya dempet-dempetan. Hehe. InshAllah akan aku lanjutkan cerita yang lainnya. (Kalau sempet ngelamun) hehehe.. 😀

Just stay tuned! Okay? 😉

 

Salam dari kota Lawrence, Kansas, USA

@arasyidharman

Advertisements

So what do you think? An angel smiles every time you leave a comment :)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s